ce : aku ga suka sama temen km itu si V. aku ga suka kamu sering main sama temen lawan jenis kamu.
co : itu cuma temen aku say, ga lebih.
ce : ada yang beda sama dia, dia nganggep kamu sahabat, kamu tau, buat aku sahabat itu cinta. Ga mungkin dalam persahabatan ga ada cinta!
co : #@$%^*&(&)_)*(&%^$@$%^&*(
ce : maaf say, aku jadi begini karena kamu dulu pernah melakukan kesahalan besar dalam pacaran, SELINGKUH, semenjak itu kepercayaan aku ke kamu mulai surut, awalnya aku biasa aja kamu mau maen sama cewek manapun, tapi semenjak kejadian itu, aku dah ga bisa tolerir lagi.
Oke awalnya dia yang iseng duluan, lama-lama kamu kepincut juga kan..
co : iya aku ngaku salah, tapi kan kalo sama si V itu kan temen lama aku, lagian aku LEBIH KENAL DULUAN SAMA DIA dibanding sama kamu.
ce : maksud kamu apa? lebih kenal duluan lebih dihormati gitu? sedangkan aku ngga, gitu? Denger ya say, awalnya aku ga masalah sama dia, tp gerak-gerik dia mulai keliatan resek, aku curhat sama dia tentang kamu ga pernah direspon, aku tanya tentang dulunya kamu seperti apa, ditutup-tutupin. Seperti ada rahasia diantara kalian berdua. Pokoknya nyebelin banget ditambah kamu belain dia, sakiiiiiit banget aku.. Bye


Well, mungkin diantara kawula muda sekalian pernah, atau mungkin sering terlibat dalam pertengkaran diatas. Disini saya mau sharing dan meluruskan hal yang berkaitan dengan kata CEMBURU. Cemburu adalah rasa sayang kepada kekasih yang dibarengi dengan perasaan takut kehilangan. Biasanya dicampur dengan rasa marah. Cemburu itu tidak dibawa sejak lahir melainkan datang karena lingkungan kita.
So, wanita ataupun pria ga akan cemburu kalau tidak ada sebabnya. Banyak faktor lingkungan yang menyebabkan seseorang yang tadinya tidak cemburu menjadi overaddict. Well, yang akan saya bahas disini adalah cemburu karena TRAUMA.
Kawula muda pernah tidak merasakan pasangan kita itu genit dengan lawan jenis walaupun sudah punya pasangan? Atau pernah tidak, pasangan anda rajin memberi perhatian pada teman lawan jenisnya, seperti jadi ojeg pribadi, antar jemput kesana kemari? atau sering saling curhat, seolah semua teman lawan jenisnya bergantung pada pasangan and? Atau mungkin anda pernah diselingkuhin oleh pasangan anda?
Cemburu berlebihan memang tidak baik untuk kesehatan. Karena hidup kita akan menjadi absurd karena hanya memikirkan satu hal. Masih banyak hal lain yang harus diurusi seperti pekerjaan, keluarga, sampai berat badan *lho.. Jika kita cemburu, karena perilaku pasangan, kemudian kita meluncurkan serangan protes pada pasangan, tetapi pasangan lebih membela hal lain daripada meluruskan masalah ini yang menyebalkan. Kita dipojokkan seolah menjadi TERDAKWA dalam masalah ini. Seolah kitalah yang paling salah kalau kita cemburu. Seolah cemburu kita tak beralasan. Seakan kita ingin berteriak di batang hidungnya "Hey, boy, AKU BEGINI GARA-GARA KAMU, aku jadi cemburuan begini karena perbuatanmu!"
Si pasangan ngeles bilang, yang udah lewat ga usah dibahas lagi, aku udah berusaha berubah, aku salah dulu penah selingkuh, ga usah dibahas lagi. OKE, tapi permasalahannya sekarang lain, kita percaya bahwa pasangan ga akan melakukan perbuatan itu lagi, tapiiiii kita disini hanya melakukan PENCEGAHAN agar tidak terulang lagi. Melihat sang pasangan memiliki banyak teman yang lawan jenis dibandingkan yang sejenis. Melihat dia sering antar jemput teman lawan jenisnya dibanding kita *wong punya kendaraan masing-masing. Melihat pasangan yang lebih sering bermain dengan teman lawan jenisnya dibanding kita *wong ketemu aja jarang. Siapa yang tahaaan diperlakukan seperti itu.
Tolong, buat para kawula muda yang pasangannya sering cemburu, cobalah untuk NGACA, dan INSTROPEKSI DIRI, apa yang dilakukan hingga membuat pasangan kita seperti itu. Supaya sepasang kekasih juga tenang dalam menapaki ombak relationship. Jangan mementingkan argumen sepihak, dan merasa paling benar. Kalau saling sayang, pasti ada jalan keluarnya, melalui KOMUNIKASI yang baik itu bisa MENCEGAH terjadinya cemburunisme!
Nuriyah Apriliyani


0 comments:
Post a Comment